Seorang Kristen adalah orang yang telah menerima Kristus sebagai Juruselamatnya pribadi dari dosa. Alasan mengapa ia pergi kepada Kristus supaya diampuni dosanya karena hukum Allah dan Roh Allah telah menyadarkan dia dari dosanya. Allah telah menjanjikan bahwa apabila seorang mengakui dan membuang dosanya Ia akan mengampuninya. Baca I Yohanes 1:9. Adakah kasih Kristus yang membangkitkan kasih dalam hati orang berdosa supaya kemudian ia ingin melakukan kehendak Allah. Oleh sebab itu orang Kristen tidak pernah menentang pemeliharaan hukum Allah.

 

1.         Bagaimana seorang menjadi Kristen?

Ada proses tiga langkah dan dapat dinyatakan sebagai metode ABC.

a. Menerima Kristus sebagai Juruselamat (Yesaya 45:22; Kisah 4:10,12).

b. Mempercayai Kristus Anak Allah (I Yohanes 5:13; Yohanes 20:31; Kisah 16:31; Matius 28:20).

c. Mengakui dosa-dosamu (Mazmur 32:5; I Yohanes 1:9; Imamat 5:5).

 

2.         Apabila seorang ditobatkan kepada Kristus apa yang terjadi?

“Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang.” II Korintus 5:17.

Catatan: Dalam percakapan-Nya dengan Nikodemus Yesus menjelaskan bahwa ditobatkan kepada Kristus adalah suatu kelahiran baru, Yesus menjawab, kata-Nya: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan kembali, ia tidak dapat melihat Kerajaan Allah.” Yohanes 3:3. Bandingkan 18:13,14.

 

3.         Melalui kuasa apa kelahiran baru disempurnakan?

“karena kamu telah dilahirkan kembali bukan dari benih yang fana, tetapi dari benih yang tidak fana, oleh firman Allah, yang hidup dan yang kekal.” I Petrus 1:23.

 

4.         Apa yang dimiliki manusia pada umumnya?

“Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah.” Roma 3:23.

Catatan: Manusia adalah orang berdosa. Dalam keadaan yang demikian ia tidak dapat mnyelamatkan dirinya. Dia dihukum untuk mati; satu-satunya pengharapannya untuk hidup ialah melalui kuasa Allah. Baca Roma 6:23. Dosa adalah sebagian dari sifat manusia. Baca Yeremia 13:23 dan Roma 7:18,19.

 

5.         Bagaimana Allah memberikan pengampunan untuk dosa-dosa yang telah lalu?

“Dan oleh kasih karunia telah dibenarkan dengan cuma-cuma karena penebusan Kristus Yesus. Kristus Yesus telah ditentukan Allah menjadi jalan pendamaian karena iman, dalam darah-Nya. Hal ini dibuat-Nya untuk menunjukkan keadilan-Nya, Karena Ia telah membiarkan dosa-dosa telah terjadi dahulu pada masa kesabaran-Nya.” Roma 3:24,25.

Catatan: Kematian Kristus untuk dosa membayar harga pelanggaran kita. Baca Roma 5:6 dan Yesaya 53:5.

 

6.         Hidup yang bagaimana menyusul kelahiran baru?

Untuk menerangkan kelahiran baru kepada Nikodemus Yesus mengatakan, “Apa yang dilahirkan dari daging, adalah daging, dan apa yang dilahirkan dari roh, adalah roh.” Yohanes 3:6. “Sebab apa yang tidak mungkin dilakukan hukum Taurat karena tak berdaya oleh daging, telah dilakukan oleh Allah. Dengan jalan mengutus Anak-Nya sendiri dalam daging, yang serupa dengan daging yang dikuasai dosa karena dosa, Ia telah menjatuhkan hukuman atas dosa di dalam daging, supaya tuntunan hukum Taurat digenapi di dalam kita, yang tidak hidup menurut daging, tetapi menurut Roh.” Roma 8:3,4. Roh Kudus mengubah hati sehingga kita sekarang lebih mengasihi Allah dan sesama manusia seperti diri kita sendiri supaya kita menghidupkan peraturan-peraturan ini. Baca Roma 5:5; I Yohanes 3:8-10.

 

7.         Bagaimana orang Kristen akan menghargai hukum Allah?

“Kiranya kasih setia-Mu mendatangi aku, ya Tuhan, keselamatan dari pada-Mu itu sesuai dengan janji-Mu. Aku hendak berpegang pada Taurat-Mu senantiasa, untuk seterusnya dan selamanya. Aku hendak bergemar dalam perintah-perintah-Mu yang kucintai itu.” Mazmur 119:44,47.

Catatan: Harus selalu diingat bahwa diselamatkan oleh anugerah Allah tidak membatalkan prinsip-prinsip hukum Allah. “Jika demikian, adakah kami membatalkan hukum Taurat karena iman? Sama sekali tidak! Sebaliknya, kami meneguhkannya.” Roma 3:31.

 

Kesimpulan

 

            Ketika Yesus ditanyai, “Guru, perbuatan baik apakah yang harus kuperbuat untuk memperoleh hidup yang kekal?” Yesus menjawab dengan mengatakan, “Jikalau engkau ingin masuk ke dalam hidup, turutilah segala perintah Allah.” Matius 19:16,17. Orang muda yang kaya itu mengaku telah memelihara hukum-hukum tetapi Yesus menunjukkan kepadanya dengan membesarkan hukum (Yesaya 42:21) bahwa dia bukanlah seorang pemelihara hukum yang sejati (Matius 19:18-22). Paulus memerintahkan, “Rebutlah hidup yang kekal.” I Timotius 6:12. Bagaimana? Baca Yesaya 1:18-20. Janganlah kita menolak untuk memasukki pintu yang terbuka kepada pengampunan dan penurutan melalui kuasa dan anugerah Allah. Baca Ibrani 2:1-3.

 

Ayat Hari Ini

Bersukacitalah senantiasa dalam Tuhan! Sekali lagi kukatakan: Bersukacitalah!

1Tes 5:16

Kutipan Hari Ini

Kita sering harus tunduk dan menangis di kaki Yesus karena kekurangan kita dan kesalahan, kita tapi kita tidak perlu berkecil hati.

Ellen G. White - Step to Christ, hal 64

Apabila Anda merasa terberkati oleh pelayanan ini, dan ingin berpartisipasi melalui Donasi Anda, silahkan klik button di bawah ini.

Login Form



Alternative flash content

Requirements

Kirim Doa

Anda tidak sendirian di dunia ini. Ada saudara-saudara yang ingin berbagi untuk memikul beban bersama Anda. Sampaikan masalah Anda, dan tim doa ArtiHidupku.com akan bersatu hati dengan Anda untuk mendoakan masalah yang sedang Anda hadapi.

Pendaftar Baru

Yang Sedang Online

None

 Artihidupku
Page
 
Visit
Artihidupku
 

Alternative flash content

Requirements

Alternative flash content

Requirements

Advent TV