Syalom…sejenak kita luangkan waktu untuk Renungan Malam

 

MAKSUD HUKUM TAURAT

            Dalam Galatia 3:19-29 Paulus membuat beberapa frekuensi untuk “hukum Taurat.” Hukum apa yang Paulus maksudkan  dalam ayat-ayat ini?

                        Beberapa orang meyakini bahwa kata sampai dalam ayat 19 menunjukkan bahwa hukuman ini hanyalah sementara, dan ini pasti menunjukkan pada hukum upacara, sebab maksud dari hukum itu telah digenapi di atas kayu salib, dengan demikian hukum itu telah berakhir . Meskipun itu memiliki makna penting , nampaknya  hal itu bukanlah pokok pembahasan Paulus  dalam kitab Galatia. Sementara hukum upacara dan hukum moral sama-sama “ditambahkan” di Sinai oleh karena pelanggaran, kita akan melihatnya dengan mempertimbangan pertanyaan berikut yang menunjukkan bahwa pikirannya tertuju pada hukum moral.

             Apakah Paulus mengatakan bahwa hukum Taurat telah ditambahkan? Kepada hal apakah hukum Taurat itu ditambahkan, dan mengapa?  Bandingkan Galatia 3:19 dan Roma 5:13, 20.
            Paulus tidak mengatakan bahwa hukum Taurat telah ditambahkan? Kepada hal apakah hukum Taurat itu ditambahkan kepada perjanjian Allah Abraham, seperti sebuah lampiran singkat yang ditambahkan  pada sebuah wasiat yang mengubah rencana semula. Hukum moral telah ada jauh sebelum Sinai (lihat pelajaran besok). Malahan yang Paulus maksudkan, ialah bahwa hukum moral telah diberikan untuk Bangsa Israel  dengan maksud yang berbeda. Yaitu untuk menarik kembali bangsa itu kepada Allah dan kasih karunia yang Dia tawarkan bagi semua orang yang datang kepada-Nya dengan iman. Hukum itu menyatakan pada kita keadaan kita yang berdosa dan kebutuhan kita akan kasih karunia Allah.  Hukum itu tidak dimaksudkan menjadi sebuah program  untuk “mencapai” keselamatan . sebaliknya, Paulus menyatakan bahwa hal itu  diberikan, “supaya pelanggaran semakin banyak” (Roma 5:20); supaya dosa lebih nyata lagi keadaannya sebagai dosa dalam hidup kita (Roma 7:13).

            Sementara hukum upacara menunjuk kepada mesias dan menekankan kekudusan dan perlunya Juruselamat , maka hukum moral, dengan kata “Jangan,” yang men yatakan dosa, yang menunjukkan pada kita bahwa dosa bukan saja  bagian dari kondisi alamiah kita tetapi, merupakan sebuah pelanggaran hukum Allah (Roma 3;20; 5:13,20; 7:7,8,13). Itulah sebabnya mengapa Paulus mengatakan, “Di mana tidak ada hukum Taurat, di situ tidak ada juga pelanggaran.” (Roma 4:15). “Hukum Taurat bertindak bagaikan cermin. Cermin itu tidak lah memperbanyak noda yang ada pada pakaian, namun menyatakan noda itu dengan lebih jelas sehingga lebih banyak lagi yang dapat dilihat dengan mata kita” –William Hendriksen, New Testament Commentary, Exposition on Galatians (Grand Rapids, Mich.: Baker Book House , 1968), hlm. 141

Ayat Hari Ini

Takut akan TUHAN adalah permulaan pengetahuan, tetapi orang bodoh menghina hikmat dan didikan.

Amsal 1:7

Kutipan Hari Ini

"Jika anda telah memberi diri anda kepada Tuhan, untuk melakukan pekerjaan-Nya, Anda tidak perlu cemas untuk hari esok".

Ellen G. White - MB, hal. 100

Apabila Anda merasa terberkati oleh pelayanan ini, dan ingin berpartisipasi melalui Donasi Anda, silahkan klik button di bawah ini.

Login Form



Alternative flash content

Requirements

Kirim Doa

Anda tidak sendirian di dunia ini. Ada saudara-saudara yang ingin berbagi untuk memikul beban bersama Anda. Sampaikan masalah Anda, dan tim doa ArtiHidupku.com akan bersatu hati dengan Anda untuk mendoakan masalah yang sedang Anda hadapi.

Pendaftar Baru

Yang Sedang Online

None

 Artihidupku
Page
 
Visit
Artihidupku
 

Alternative flash content

Requirements

Alternative flash content

Requirements

Advent TV